Detak jantung terus berlantun...
langkah kaki tetapku terpadu...
dalam lembaran penuh warna kehidupan ,..
angan yang terpendam akan terwujud..cita-cita yang tinggi akan tergapai...
dengan usaha serta keriangan itulah arti mencintai diri sendiri...
jika kita mencintai seseorang kita akan senantiasa mendoakannya...
meskipun dia tidak berada di sisi kita...
Tuhan memberikan kita dua buah kaki untuk berjalan ..
dua buah tangan untuk memegang ..
dua buah telinga untuk mendengar dan dua buah mata untuk melihat....
tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati kepada kita?
karena Tuhan telah memberikan sekeping hati lagi kepada seseorang untuk kita mencari ...
Itulah arti mencintai seseorang...
Cinta kepada harta artinya bakhil....cinta kepada pria atau perempuan artinya alam..cinta kepada diri sendiri artinya bijaksana dan cinta kepada Tuhan artinya Taqwa..
Senin, 21 Februari 2011
Selasa, 08 Februari 2011
RED ROSS
Kutemukan kepedihan yang terdalam hingga aku pun tak sanggup lagi menggugahnya,,
Di temaram senja..kulukiskan sebuah rona biru keharuan ..menghias kalbu kedukaan..
Cinta yang kutanamkan kini telah merengkuh hasrat yang begitu dalam hingga aku kini tak kuasa untuk menepisnya terlalu jauh..
Langit itu tak bertepi ...
Walau terlihat biru meneduhkan..
Laut itu tak terbatas..
Walau terlihat begitu menyejukkan..
Langkah kaki yang kian teriris ketika ragu datang mulai mewarnai..
Serpihan demi serpihan....
Puing demi puing akhirnya berserakan...
Menghampiri sebongkah hati yang kini ..terkoyak...
Wahai biru cinta berikanlah kelembutan kembali..
Wahai semerbak bunga kasturi datanglah mewarnai kembali
Di batas cakrawala aku menanti..
Di batas harap aku menunggu..
Semilir angin memberi kabarmu....
Senin, 07 Februari 2011
WAHAI REMBULAN
pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”
“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”
“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”
“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”
“Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang” “Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”
“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”
K.G.
Selasa, 01 Februari 2011
MAWAR MERAH
Sentuhan lembut warnamu menghiasi jemari tanganku..
bersemayam dalam hati kerinduan mencium aromanya....
merasuk dalam kehampaan yang kini mulai mewarna....
terima kasih..
bersemayam dalam hati kerinduan mencium aromanya....
merasuk dalam kehampaan yang kini mulai mewarna....
terima kasih..
Langganan:
Postingan (Atom)



